Dusun Patak Banteng, Kecamatan Kalijajar, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah memang jadi jalur favorit pendaki Gunung Prau. Jarak yang dekat, kemudahan akses, dan fasilitas penunjangnya cukup lengkap. Alhasil jalur ini seringkali dipadati pendaki, bahkan terjadi kemacetan baik setiap hari Minggu atau hari libur seperti Hari Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus. Jangan berharap bisa menikmati pendakian jika melalui jalur Dusun Patak Banteng. Lebih baik pendaki memilih alternatif jalur resmi lain agar tidak terjadi "kemacetan". Ada lima jalur resmi di Gunung Prau. Setiap jalur itu memiliki karakteristik yang berbeda sebelum tiba di puncak.
Jalur tersebut ialah jalur Dusun Wates, Kecamatan Wonoboyo, Kabupaten Temanggung; jalur Dusun Kenjuran, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Kendal; Jalur Dusun Kalilembu, Kabupaten Wonosobo; Dusun Dieng Wetan, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo; dan Jalur Dusun Dieng, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara. Salah satu jalur yang tidak kalah menarik dari Patak Banteng ialah via Wates. Jalur pendakian Wates dimulai dari Dusun Wates, Kecamatan Wonoboyo, Kabupaten Temanggung di ketinggian 1.896 meter di atas permukaan laut (mdpl). Panjang jalur pendakian via Wates adalah 4,7 kilometer, dapat ditempuh dalam waktu sekitar tiga hingga empat jam. Pendaki akan disambut indahnya pemandangan hutan cemara, hutan rimba, dan Air Terjun Sigendang. Titik air dapat ditemui di sekitar jalur hingga pos tiga.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mengenal Jalur Pendakian Gunung Prau Selain Patak Banteng", https://travel.kompas.com/read/2018/07/24/172700927/mengenal-jalur-pendakian-gunung-prau-selain-patak-banteng.
Penulis : Muhammad Irzal Adiakurnia
Editor : Sri Anindiati Nursastri













